Puskesmas Sukabumi dengan pelayanan
mata, Puskesmas Jati dengan pelayanan akupunktur dan Puskesmas Kedopok
dengan pelayanan lansia (lanjut usia).
Puskesmas Wonoasih merupakan Puskesmas
PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Esensial Dasar) yang telah menyiapkan
fasilitas baik tenaga, sarana dan peralatan yang memadai. Puskesmas
yang terletak di Jalan Anggur No. 70 Kelurahan Wonoasih Kecamatan
Wonoasih ini memang khusus melayani kesehatan ibu dan anak, walaupun
pelayanan kesehatan yang lain tetap dilakukan.
Pelayanan yang terbaru ada di Puskesmas
Wonoasih adalah fisioteraphy pada pijat bayi. Fisioteraphy adalah metode
pemijatan yang dilakukan pada bayi yang bertujuan untuk meningkatkan
serta memelihara kesehatan pada bayi.
“Dulu kesannya membuat orang sakit jadi
males berobat, jadi sekarang kami ubah warna dan menjadikannya asri agar
pasien merasa nyaman berobat kesini terutama ibu dan anak. Halaman
belakang disulap menjadi taman-taman dan arena bermain untuk pasien
anak-anak,”terang Dr. Imamatus, Kepala Puskesmas Wonoasih ramah saat
ditemui disela-sela kesibukannya.
Untuk pijat bayi ini, kata Imamatus,
sangat diminati masyarakat, bukan hanya dari wilayah Wonoasih saja tapi
sampai wilayah Ketapang dan Sukabumi. Selain itu, di Puskesmas Wonoasih
juga mempunyai dokter spesialis kandungan yang siap siaga bila
dibutuhkan.
Sementara itu, Puskesmas Kanigaran juga
memiliki program unggulan khusus yaitu pelayanan gigi. Puskesmas yang
terletak di Jalan Cokroaminoto ini menyediakan dokter spesialis gigi,
yaitu dokter yang menangani perataan gigi (orthodonsia) dan pembersihan
karang gigi (scaling).
Puskesmas yang mempunyai visi
“Masyarakat Wilayah Puskesmas Kanigaran Mandiri untuk Hidup Sehat” ini
membuka layanan perataan gigi pada hari Selasa. Menurut Dr. Lusi Tri
Wahyuli, Kepala Puskesmas Kanigaran, kebanyakan masyarakat sudah tahu
dengan pelayanan khusus yang disediakan di puskesmas ini.
“Dengan adanya program unggulan ini, masyarakat langsung njujug ke
Puskesmas Kanigaran bila mengalami keluhan dengan giginya. Apalagi
sekarang bebas biaya retribusi, jadi peminatnya semakin banyak,”katanya.
Sarana pelayanan kesehatan terbaru yang
ada di Kota Probolinggo adalah Puskesmas Kedopok. Puskesmas yang berada
di Jalan Mastrip No. 18 Kedopok ini memang terbilang baru berusia 2
tahun. Namun demikian, dengan sarana yang terbatas ini, Puskesmas yang
berada dibawah pimpinan Dr. Novi Rahayu bertekad untuk inovatif dan
kreatif dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan wilayah kerja sebanyak 6
kelurahan dan mempunyai 6 puskesmas pembantu (pustu),diantaranya Pustu
Jrebeng Wetan, Jrebeng Kulon, Kareng Lor, Jrebeng Lor, Jrebeng Wetan dan
Sumberwetan mempunyai produk unggulan, pelayanan kesehatan bagi warga
lanjut usia (lansia).
Walaupun sarana dan prasarana terbilang
sangat terbatas, tapi pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan
pada lansia, seperti senam lansia yang digelar seminggu sekali.
Pesertanya juga tidaklah sedikit, kata Dr. Novi.
Dengan adanya program unggulan di tiap
puskesmas ini, kata Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Bambang Agus, masyarakat
bisa langsung menuju ke puskesmas yang dibutuhkan. Misalnya, sakit gigi
langsung ke Puskesmas Kanigaran, atau bila ingin melahirkan secara
Caesar dengan harga yang terjangkau, bisa langsung ke Puskesmas
Wonoasih.
“Program unggulan di masing-masing
puskesmas ini diharapkan bisa mempermudah masyarakat yang membutuhkan
pelayanan kesehatan dengan cepat,”katanya.


0 komentar:
Posting Komentar